Uncategorized

Kamboja Fosil,Kenapa Identik dengan Pohon Orang Mati?

Banyak orang mengatakan bahwa Pohon ini adalah batu nisan. Ada yang mengatakan perkembangan orang mati. Jika terus melekat pada satu Pohon itu, tentu tidak terlalu tepat jika kita tidak menemukan kebenaran yang tepat dari mana nama itu berasal.

Nama Pohon ini dikenal sebagai Pohon Kamboja Fosil, tentu orang yang berziarah ke makam kerabat atau anggota keluarga; akan terbiasa dengan tanaman yang satu ini. Sudah banyak yang menjual Pohon ini sebagai hiasan di rumah.

Kamboja Fosil,Kenapa Identik dengan Pohon Orang Mati ?

Berbagai macam artikel juga menjelaskan bahwa Pohon yang indah ini, seringkali merupakan simbol kematian, ditemukan oleh Kamboja Fosil atau Plumeria, ditemukan oleh Charles Plumier (1646-1706), seorang ilmuwan Perancis. 

Untuk alasan ini, Pohon Kamboja Fosil memiliki nama Latin Plumeria. Plumeria (nama umum Frangipani) adalah genus kecil dari 7-8 spesies yang berasal dari Amerika tropis dan subtropis. Beberapa daerah di Asia Tenggara unik, biasanya Pohon Kamboja Fosil dikaitkan dengan hantu. Terutama di Indonesia dan Malaysia, aroma Pohon ini dikaitkan dengan Kuntilanak (Pontianak). Jual Kamboja Fosil

Tanaman Kamboja Fosil  ini merupakan tanaman yang bisa beradaptasi dengan cukup baik dan bekerja secara produktif di berbagai tempat dan tentunya tidak membutuhkan iklim tertentu untuk dapat berkembang biak. Meskipun dikenal dengan Pohon yang banyak ditemukan di daerah pemakaman, Kamboja Fosil  kini menjadi salah satu tanaman hias yang banyak dimiliki dan dikoleksi oleh para pecinta tanaman.

Menurut mitos Vietnam, arwah hidup di pohon dengan Pohon putih dan wewangian karena putih dikaitkan dengan kematian. Pohon Kamboja Fosil dengan Pohon putih dianggap tabu jika ditanam di wilayah rumah.

Sumber lain yang menghubungkan Pohon atau pohon Kamboja Fosil dengan mitos di Thailand mengatakan bahwa tanaman ini disebut Lantom di negara ini, yang terdengar mirip dengan kata Rantom (Thailand: sadness). Akibatnya, tanaman Pohon Kamboja Fosil dianggap sedih.

Karena itu, Pohon ini dianggap suci dan hanya disajikan sebagai pengorbanan harum bagi umat Buddha. Terkadang orang Thailand juga menggunakannya untuk dekorasi di acara festival khusus pada Songkran Tahun Baru (Tahun Baru Thailand).

 Hampir mirip dengan Thailand ketika di Laos; Pohon-Pohon Kamboja Fosil bahkan dibuat menjadi pohon nasional, sehingga setiap kuil Budha di negara ini selalu ditanam di halamannya.

1. Mitos berbagai masyarakat

Ada sebuah artikel yang menceritakan kisah takhayul sebagai berikut: Menurut kisah komunitas sebelumnya, seorang gadis adalah penjelmaan. Gadis itu sangat sedih karena kehilangan kekasihnya meninggal lebih dulu. 

Kemudian dia memutuskan untuk menunggu dan menemani kekasihnya yang telah meninggal karena pusarnya. Sampai suatu hari gadis itu meninggal, dia dimakamkan di sebelah makam kekasihnya. Setelah beberapa saat, sebuah pohon Kamboja Fosil tiba-tiba tumbuh mekar di kuburan gadis itu. 

Orang-orang yang melihat kejadian itu melihat bahwa tanaman Pohon Kamboja Fosil menjatuhkan Pohon langsung di atas kuburan kekasihnya setiap hari. Karena mitos ini, Pohon Kamboja Fosil juga dikenal sebagai Pohon kesetiaan, sebagai simbol untuk Pohon orang mati. 

Beberapa mitos seperti ini biasa terjadi di pulau Jawa, dan sebagian besar tanaman berPohon Kamboja Fosil dianggap belum ditanam di halaman karena diyakini mengundang hantu.

2. Sifat Pohon Kamboja Fosil

Alasan lain mengapa Pohon Kamboja Fosil dianggap Pohon mati adalah karena sifat Pohon itu sendiri. Satu situs web mengatakan: Pohon Plumeria selalu berbau harum di malam hari untuk memikat serangga Sphingidae untuk penyerbukan. Karena Pohon ini tidak mengandung nektar (cairan manis), aroma wangi dikatakan untuk menipu serangga mencari apa-apa dan Pohon Kamboja Fosil yang dapat menyerbuki untuk bertahan hidup.

 Sekarang Pohon Kamboja Fosil berbau matahari terbenam dan berhenti saat fajar, ini tampaknya menjadi alasan mengapa orang percaya bahwa Pohon Kamboja Fosil adalah orang mati karena Pohon-Pohon ini berbau ketika langit gelap dan tidak ada aroma saat fajar memberikan lebih banyak. 

Nah, ini bukan hanya Pohon Kamboja Fosil yang mengeluarkan aroma di malam hari, saya pikir pekerja malam juga memiliki sifat yang mirip dengan Pohon Kamboja Fosil yang sering bekerja di malam hari. 

Bahkan tujuan wewangian yang mereka gunakan hampir sama, yaitu untuk mengundang ngengat (orang yang dirayu) untuk menawarkan manfaat yang, ketika diperiksa lebih dekat, akan menyebabkan kerugian untuk datang ke sana.

Singkatnya, kisah mitos komunitas dan kisah-kisah takhayul adalah sesuatu yang bisa dan tidak bisa kita pisahkan. Itu semua tergantung pada semua orang, apakah mereka percaya bahwa Pohon Kamboja Fosil adalah Pohon orang yang sudah lama mati atau apakah mereka tidak percaya sama sekali adalah hak setiap orang. Sekarang posisinya tergantung pada Anda

Percaya atau tidak? Bagi mereka yang tidak percaya kepada saya, saya sarankan memberikan Pohon kepada seseorang yang Anda anggap istimewa, membuat pernyataan, dan komentar, Apakah Anda terkejut? Memberi. mengalahkan? atau ditendang? Jika orang yang Anda berikan hadiah Pohon Kamboja Fosil tidak marah, maka Anda adalah salah satu dari mereka yang berhasil menjadi seseorang yang rasional dan menilai sesuatu berdasarkan keindahan saja.

Oh ya, jika Anda tertarik mengenal Pohon dan lebih banyak dari tanaman ini, ternyata ada tanaman Pohon Kamboja Fosil di Indonesia. Terletak di Jl. Hayam Wuruk No. 104H, Denpasar-Bali, Indonesia. Taman ini dikenal sebagai Taman Jepun (Bali yang terbuat dari Pohon Kamboja Fosil). Taman ini membentang di atas lahan seluas 2,5 hektar dan mengumpulkan sekitar 400 spesies Pohon dan pohon Jepang (Kamboja Fosil).

Ciri-ciri Tanaman Kamboja Fosil 

Tanaman Kamboja Fosil  adalah tanaman yang memiliki berbagai macam jenis spesies yang tentu saja semuanya ini memiliki berbagai macam warna Pohon dan juga mempunyai nama latin yang sangat berbeda pula,namun masih dalam satu keluarga, yaitu keluarga apocynaceae. Tanaman Kamboja Fosil  ini merupakan tanaman yang dapat tumbuh dengan sangat baik ketika berada pada suhu tropis atau sub tropis. Kamboja Fosil  juga tumbuh dengan cepat, berikut ciri-ciri tanaman Kamboja Fosil :

Batang

Tanaman Kamboja Fosil  merupakan tanaman yang memiliki batang yang cukup keras, dan tentu saja mempunyai bentuk yang bulat dan cenderung memanjang, memiliki cabang yang cukup banyak, bekas dudukan daun terlihat jelas, dan berwarna putih kehijauan. Selain itu, batang tanaman ini mampu tumbuh dengan cepat, dan kebal terhadap hama dan penyakit yang menyerang. Batang tanaman ini memiliki ketinggian sekitar 1,5 – 6 meter bahkan lebih tergantung dari jenis yang ditanam.

Daun Kamboja Fosil

Pohon Kamboja Fosil  adalah tanaman pohon yang memiliki bentuk daun tunggal, memiliki panjang 10-25 cm bahkan lebih, runcing di bagian pangkal, memiliki bagian tepi merata, tebal dan memiliki bentuk lonjong. Daun Kamboja Fosil  berwarna hijau muda dan hijau tua. Selain itu, daun tanaman ini memerlukan matahari yang cukup untuk memasak, menyimpan dan membuat cadangan makanan yang baru.